Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Gaya hidup » Menjadi Menawan di Usia Senja, Lebih dari Sekadar Penampilan

Menjadi Menawan di Usia Senja, Lebih dari Sekadar Penampilan

  • account_circle Lensaperempuan
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editor: Redaksi Lensa Perempuan | Selasa, 03 Pebruari 2026

LENSA PEREMPUAN — Menjadi menawan di usia senja bukan semata soal menjaga penampilan fisik. Lebih dari itu, pesona sejati lahir dari cara seseorang menjalani hidup dengan utuh, berdamai dengan perubahan, serta menemukan makna di setiap fase kehidupan.
Pandangan tersebut disampaikan Dr. Erna Widodo dalam program Obrolan Komunitas disalah satu stasiun Radio di Jakarta, Senin, (26/01/ 2026). Dalam perbincangan itu, ia menekankan bahwa usia senja justru menyimpan kekuatan besar yang kerap luput disadari, khususnya oleh perempuan.
Menurut Erna, perjalanan hidup yang panjang menghadirkan pengalaman, kebijaksanaan, dan ketenangan emosional, adalah modal penting untuk tetap percaya diri dan berperan aktif di lingkungan sosial.
“Menawan di usia senja bukan tentang melawan usia, tetapi tentang menerima dan memaknainya,” ujarnya.

Menerima dan Menghargai Diri Sendiri

Fondasi utama untuk tetap menawan di usia lanjut, menurut Erna, adalah penerimaan diri. Berdamai dengan perubahan fisik dan peran sosial membantu lansia menjalani hari dengan lebih tenang dan positif.
“Menawan itu dimulai dari berdamai dengan diri sendiri,” kata Erna.
Sikap menerima diri membuat perempuan usia senja lebih nyaman dengan kehidupannya, tanpa rasa tertekan oleh standar yang tidak realistis.

Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Kesehatan fisik dan mental menjadi dua hal yang tak terpisahkan di usia lanjut. Aktivitas ringan, pola makan seimbang, serta istirahat yang cukup membantu menjaga kebugaran tubuh.
Namun, Erna menekankan bahwa kesehatan mental tidak kalah penting.
“Kesehatan bukan hanya soal tubuh, tetapi juga pikiran,” ujarnya.
Pikiran yang sehat, tenang, dan positif diyakini mampu menjaga semangat hidup dan kualitas relasi sosial.

Tetap Aktif dan Produktif

Usia senja bukan alasan untuk berhenti berkontribusi. Erna mendorong lansia tetap aktif melakukan kegiatan sesuai kemampuan dan minat masing-masing.
“Usia boleh bertambah, tetapi kontribusi jangan berhenti,” tuturnya.
Aktivitas sederhana, baik di rumah, komunitas, maupun lingkungan sekitar, sehingga dapat menjaga rasa percaya diri sekaligus perasaan berguna.

Merawat Relasi Sosial

Relasi sosial yang sehat memegang peran penting dalam kualitas hidup lansia. Keterlibatan dalam keluarga, komunitas, atau kegiatan sosial membantu mencegah rasa kesepian yang kerap muncul di usia lanjut.
“Komunitas membuat lansia merasa dihargai dan dibutuhkan,” tutur Erna.
Interaksi sosial yang hangat terbukti membantu menjaga kesehatan mental dan emosional perempuan usia senja.

Terus Belajar dan Berbagi Pengalaman

Pengalaman hidup yang panjang, menurut Erna, adalah kekayaan yang tak ternilai. Lansia didorong untuk terus belajar dan berbagi kisah hidup kepada generasi muda.
“Berbagi pengalaman adalah bentuk kontribusi yang luar biasa,” ujarnya.
Selain bermanfaat bagi orang lain, proses berbagi juga memperkuat rasa bermakna dalam hidup.

Mempersiapkan Usia Senja Sejak Dini

Menutup perbincangan, Erna Widodo mengingatkan bahwa kualitas usia senja tidak hadir secara tiba-tiba. Ia perlu dipersiapkan sejak usia produktif, sehingga baik secara fisik, mental, maupun emosional.
“Menjadi tua itu pasti, tetapi menua dengan bahagia adalah pilihan,” pungkasnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa usia senja bukan fase kehilangan, melainkan tahap kehidupan yang dapat dijalani dengan penuh martabat, makna, dan pesona, khususnya bagi perempuan. (LP)

  • Penulis: Lensaperempuan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Merawat Rambut Agar Tetap Lembut dan Sehat Alami, Dimulai dari Gaya Hidup Sehari-hari

    Tips Merawat Rambut Agar Tetap Lembut dan Sehat Alami, Dimulai dari Gaya Hidup Sehari-hari

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 51
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN— Rambut yang sehat, kuat, dan lembut sering kali menjadi cerminan gaya hidup seseorang. Bukan semata soal estetika, kondisi rambut juga berkaitan erat dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sayangnya, aktivitas padat, paparan polusi, serta kebiasaan perawatan yang kurang tepat membuat rambut mudah kering, kusam, dan rontok. Dikutip dari laman resmi Halodoc, Senin (2/2/2026), menjaga […]

  • Persiapan Menyambut Ramadan, Pastikan Mama Melakukan 8 Hal Penting Ini

    Persiapan Menyambut Ramadan, Pastikan Mama Melakukan 8 Hal Penting Ini

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 31
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN — Ramadan selalu datang membawa suasana yang berbeda. Ada harap, ada rindu, dan ada semangat untuk menata ulang ritme hidup agar lebih tenang dan bermakna. Setelah beberapa tahun dijalani dalam keterbatasan akibat pandemi, Ramadan kini kembali hadir dalam suasana yang lebih lapang—lebih hangat, lebih akrab, dan lebih hidup bersama keluarga. Bagi Mama, Ramadan […]

  • Selingkuh Bukan Sekadar Pengkhianatan, Benarkah Bisa Terkait Gangguan Kepribadian?

    Selingkuh Bukan Sekadar Pengkhianatan, Benarkah Bisa Terkait Gangguan Kepribadian?

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 62
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN — Perselingkuhan kerap dipahami sebagai bentuk pengkhianatan terhadap komitmen. Dalam banyak kasus, ia dikaitkan dengan masalah komunikasi, ketidakpuasan emosional, atau konflik yang tak terselesaikan dalam hubungan. Namun, muncul pertanyaan yang lebih dalam: benarkah selingkuh bisa menjadi tanda gangguan kepribadian tertentu? Pertanyaan ini tidak sederhana. Psikologi modern menegaskan bahwa perselingkuhan tidak bisa disimpulkan dari […]

  • Bunda, Sediakan Menu Ini Selama Ramadan untuk Penuhi Gizi Keluarga

    Bunda, Sediakan Menu Ini Selama Ramadan untuk Penuhi Gizi Keluarga

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 32
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN — PUASA Ramadan hukumnya wajib bagi umat muslim yang sudah masuk dalam kategori wajib berpuasa. Dalam Surat Al Baqarah ayat 183, Allah berfirman, yang artinya: “Wahai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu (berpuasa) agar kamu bertakwa.” Selama Ramadan, seluruh umat muslim diwajibkan untuk melakukan ibadah puasa dengan menahan […]

  • Peran Ganda Tanpa Kehilangan Cinta, Kisah Perempuan Bekerja Menjaga Karier dan Keluarga

    Peran Ganda Tanpa Kehilangan Cinta, Kisah Perempuan Bekerja Menjaga Karier dan Keluarga

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Lensaperempuan
    • visibility 67
    • 0Komentar

      Editor: Redaksi Lensa Perempuan | Selasa, 02 Pebruari 2026 LENSA PEREMPUAN — Bagi banyak perempuan, menjadi ibu bekerja berarti menjalani dua dunia dalam satu tarikan napas. Di ruang publik, ada tuntutan profesionalisme, target kerja, dan tanggung jawab institusional. Di ruang domestik, ada anak-anak yang membutuhkan perhatian, keluarga yang menunggu kehadiran emosional, dan rumah yang […]

  • Perut Kendur Setelah Melahirkan, Ini 5 Kiat Alami Mengencangkan Tubuh dengan Aman dan Bertahap

    Perut Kendur Setelah Melahirkan, Ini 5 Kiat Alami Mengencangkan Tubuh dengan Aman dan Bertahap

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 51
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN — Perubahan tubuh setelah melahirkan adalah pengalaman yang hampir dirasakan setiap ibu. Salah satu yang paling sering memengaruhi rasa percaya diri adalah kondisi perut yang tampak kendur, bahkan masih terlihat seperti sedang hamil. Meski kerap menimbulkan kekhawatiran, kondisi ini sejatinya merupakan proses alami tubuh perempuan pascapersalinan. Kabar baiknya, perut kendur setelah melahirkan bukanlah […]

expand_less