Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Gender » Kesehatan » 5 Penyebab Keputihan Berwarna Kuning saat Hamil Tua

5 Penyebab Keputihan Berwarna Kuning saat Hamil Tua

  • account_circle Lensaperempuan
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editor: Redaksi Lensa Perempuan | Senin, 02 Pebruari 2026

LENSA PEREMPUAN – Mommy, waspadai keputihan yang abnormal ini. Keputihan pada ibu hamil bisa dibilang merupakan hal yang wajar. Memang pada sebagian ibu hamil terjadi peningkatan frekuensi keputihan. Penyebabnya ialah peningkatan hormon estrogen serta aliran darah ke dalam vagina yang menyebabkan keputihan meningkat selama masa kehamilan.

Lalu, bagaimana jika keputihan terjadi pada ibu yang hamil tua?

Moms, itu juga masih dianggap normal. Umumnya indikator kenormalan keputihan ialah cairan yang ke luar baik pada ibu yang sedang hamil maupun yang tidak hamil sama saja, yakni berwarna bening.

Bedanya, pada ibu yang hamil tua, keputihan meningkat karena leher rahim dan dinding jalan ke luar si Kecil jadi semakin lembut saat mendekati waktu kelahiran, Moms.

Oleh karena itu, jika cairan keputihan ke luar semakin banyak, Bunda bisa menyiasatinya dengan menggunakan panty liner. Sementara itu, cairan keputihan yang berwarna kekuningan merupakan indikasi abnormal, apalagi sampai berwarna kehijauan dan disertai bau busuk, Moms.

Nah, untuk mengetahui penyebab keputihan berwarna kekuningan saat hamil tersebut, Mama bisa simak ulasannya berikut ini.

1. Infeksi jamur

 

Pixabay/silviarita

Infeksi jamur bisa terjadi di tempat jalan lahir si Kecil, Bun. Soalnya, kadar esterogen yang mengalami peningkatan selama kehamilan menyebabkan vagina menghasilkan banyak glikogen yang mudah membuat jamur berkembang dengan subur, Mom.

Selain itu, gejala dari infeksi jamur ini terkadang mengakibatkan rasa gatal, terbakar, dan nyeri saat berhubungan seksual, Mom.

 

2. Vaginosis bakterialis

 

Pexels/thepoorphotographer

Vaginosis bakterialis bisa disebabkan oleh berkurangnya laktobasili pada ekosistem genital perempuan, Mom.

Tak hanya itu saja, Mom. Vaginosis bakterialis juga bisa dikenali dengan ciri-ciri berbau tajam, berwarna pekat, dan pada kondisi tertentu bisa menyebabkan rasa gatal, Mom.

 

3. Trikomoniasis

 

Pixabay/StockSnap

Gejala trikomoniasis pada perempuan yang hamil tua bisa menyebabkan keputihan, Mom. Tapi dalam kasus yang abnormal, keputihan tersebut berwarna kuning hingga hijau dengan bau yang sangat menyengat, Mom.

Tanda-tandanya ialah ketika Mommy buang air kecil akan merasakan ketidaknyamanan, bahkan kadang timbul rasa gatal pada daerah genital.

 

4. Klamidia

Pixabay/distel2610

Pada dasarnya klamidia merupakan infeksi menular dari penyakit seksual, Mom. Dan pada sebagian perempuan tidak akan menampakkan gejalanya.

Namun pada sebagian perempuan lainnya bisa meningkatkan kadar keputihan dan menyebabkan rasa sakit di area kewanitaan. Oleh karena itu, jika ibu hamil tertular klamidia, maka kemungkinan besar si Kecil juga ikut tertular, Mom.

 

5. Gonore

 

Pixabay/StockSnap

Gonore juga bisa menjadi penyebab keputihan berwarna kekuningan, Mom. Bagi sebagian perempuan yang terinfeksi gonore mungkin tidak memperlihatkan gejala dan tanda-tandanya.

Tapi kalaupun timbul, gejalanya seperti rasa terbakar ketika buang air kecil, Mom. Tapi bukan hanya itu saja, organ genital juga bisa bengkak dan terasa gatal yang luar biasa.

Dengan demikian, sudah jelas bahwa ibu hamil di trimester ketiga yang mengalami keputihan berwarna kuning memang harus waspada, Mom. Pasalnya, keputihan berwarna kuning merupakan indikasi yang abnormal.

Segeralah berkonsultasi kepada dokter agar diketahui penyebabnya, Mom. Dan ingat, jangan pernah sembarangan menggunakan obat-obatan tanpa resep dari dokter karena bisa berbahaya bagi kandungan.

Nah, itulah penyebab keputihan berwarna kuning saat hamil. Semoga informasi ini membuat Mommy menjadi lebih waspada, ya. (LP)

  • Penulis: Lensaperempuan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Merawat Rambut Agar Tetap Lembut dan Sehat Alami, Dimulai dari Gaya Hidup Sehari-hari

    Tips Merawat Rambut Agar Tetap Lembut dan Sehat Alami, Dimulai dari Gaya Hidup Sehari-hari

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 109
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN— Rambut yang sehat, kuat, dan lembut sering kali menjadi cerminan gaya hidup seseorang. Bukan semata soal estetika, kondisi rambut juga berkaitan erat dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sayangnya, aktivitas padat, paparan polusi, serta kebiasaan perawatan yang kurang tepat membuat rambut mudah kering, kusam, dan rontok. Dikutip dari laman resmi Halodoc, Senin (2/2/2026), menjaga […]

  • Menyambut Imlek dengan Makna, Persiapan Tradisi dan Harapan di Tahun Shio Kuda

    Menyambut Imlek dengan Makna, Persiapan Tradisi dan Harapan di Tahun Shio Kuda

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 75
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN — Imlek bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momen refleksi kolektif tentang harapan, keseimbangan, dan pembaruan hidup. Bagi masyarakat Tionghoa di Indonesia, perayaan Tahun Baru Imlek selalu menjadi ruang pertemuan antara tradisi, keluarga, dan doa-doa yang disematkan dengan penuh makna. Secara etimologis, kata Imlek berasal dari dialek Hokkien, yakni “Im” yang berarti bulan dan […]

  • Anak Keras Kepala? Ini Cara Mendidik dengan Tenang Tanpa Marah dan Paksaan

    Anak Keras Kepala? Ini Cara Mendidik dengan Tenang Tanpa Marah dan Paksaan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 63
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN — Setiap anak terlahir dengan karakter yang berbeda. Ada yang mudah diarahkan, ada pula yang tampak sulit diajak kompromi dan ingin menentukan pilihannya sendiri. Anak dengan karakter seperti ini kerap diberi label keras kepala. Padahal, di balik sikap tersebut sering tersembunyi potensi besar: keberanian mengambil keputusan, kemampuan berpikir kritis, serta dorongan kuat untuk […]

  • Menjadi Menawan di Usia Senja, Lebih dari Sekadar Penampilan

    Menjadi Menawan di Usia Senja, Lebih dari Sekadar Penampilan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Lensaperempuan
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Editor: Redaksi Lensa Perempuan | Selasa, 03 Pebruari 2026 LENSA PEREMPUAN — Menjadi menawan di usia senja bukan semata soal menjaga penampilan fisik. Lebih dari itu, pesona sejati lahir dari cara seseorang menjalani hidup dengan utuh, berdamai dengan perubahan, serta menemukan makna di setiap fase kehidupan. Pandangan tersebut disampaikan Dr. Erna Widodo dalam program Obrolan […]

  • Persiapan Menyambut Ramadan, Pastikan Mama Melakukan 8 Hal Penting Ini

    Persiapan Menyambut Ramadan, Pastikan Mama Melakukan 8 Hal Penting Ini

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 59
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN — Ramadan selalu datang membawa suasana yang berbeda. Ada harap, ada rindu, dan ada semangat untuk menata ulang ritme hidup agar lebih tenang dan bermakna. Setelah beberapa tahun dijalani dalam keterbatasan akibat pandemi, Ramadan kini kembali hadir dalam suasana yang lebih lapang—lebih hangat, lebih akrab, dan lebih hidup bersama keluarga. Bagi Mama, Ramadan […]

  • Representasi Perempuan di Media, Antara Stereotip dan Pemberdayaan

    Representasi Perempuan di Media, Antara Stereotip dan Pemberdayaan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Lensaperempuan
    • visibility 151
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN — Media massa memegang peran strategis dalam membentuk cara pandang masyarakat terhadap realitas sosial. Ia tidak sekadar menjadi cermin peristiwa, tetapi juga produsen makna yang menentukan siapa yang dianggap penting, bagaimana suatu kelompok dipahami, serta nilai apa yang terus dinormalisasi dalam kehidupan publik. Dalam konteks tersebut, representasi perempuan di media menjadi isu krusial. […]

expand_less