Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Gaya hidup » Menjadi Menawan di Usia Senja, Lebih dari Sekadar Penampilan

Menjadi Menawan di Usia Senja, Lebih dari Sekadar Penampilan

  • account_circle Lensaperempuan
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editor: Redaksi Lensa Perempuan | Selasa, 03 Pebruari 2026

LENSA PEREMPUAN — Menjadi menawan di usia senja bukan semata soal menjaga penampilan fisik. Lebih dari itu, pesona sejati lahir dari cara seseorang menjalani hidup dengan utuh, berdamai dengan perubahan, serta menemukan makna di setiap fase kehidupan.
Pandangan tersebut disampaikan Dr. Erna Widodo dalam program Obrolan Komunitas disalah satu stasiun Radio di Jakarta, Senin, (26/01/ 2026). Dalam perbincangan itu, ia menekankan bahwa usia senja justru menyimpan kekuatan besar yang kerap luput disadari, khususnya oleh perempuan.
Menurut Erna, perjalanan hidup yang panjang menghadirkan pengalaman, kebijaksanaan, dan ketenangan emosional, adalah modal penting untuk tetap percaya diri dan berperan aktif di lingkungan sosial.
“Menawan di usia senja bukan tentang melawan usia, tetapi tentang menerima dan memaknainya,” ujarnya.

Menerima dan Menghargai Diri Sendiri

Fondasi utama untuk tetap menawan di usia lanjut, menurut Erna, adalah penerimaan diri. Berdamai dengan perubahan fisik dan peran sosial membantu lansia menjalani hari dengan lebih tenang dan positif.
“Menawan itu dimulai dari berdamai dengan diri sendiri,” kata Erna.
Sikap menerima diri membuat perempuan usia senja lebih nyaman dengan kehidupannya, tanpa rasa tertekan oleh standar yang tidak realistis.

Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Kesehatan fisik dan mental menjadi dua hal yang tak terpisahkan di usia lanjut. Aktivitas ringan, pola makan seimbang, serta istirahat yang cukup membantu menjaga kebugaran tubuh.
Namun, Erna menekankan bahwa kesehatan mental tidak kalah penting.
“Kesehatan bukan hanya soal tubuh, tetapi juga pikiran,” ujarnya.
Pikiran yang sehat, tenang, dan positif diyakini mampu menjaga semangat hidup dan kualitas relasi sosial.

Tetap Aktif dan Produktif

Usia senja bukan alasan untuk berhenti berkontribusi. Erna mendorong lansia tetap aktif melakukan kegiatan sesuai kemampuan dan minat masing-masing.
“Usia boleh bertambah, tetapi kontribusi jangan berhenti,” tuturnya.
Aktivitas sederhana, baik di rumah, komunitas, maupun lingkungan sekitar, sehingga dapat menjaga rasa percaya diri sekaligus perasaan berguna.

Merawat Relasi Sosial

Relasi sosial yang sehat memegang peran penting dalam kualitas hidup lansia. Keterlibatan dalam keluarga, komunitas, atau kegiatan sosial membantu mencegah rasa kesepian yang kerap muncul di usia lanjut.
“Komunitas membuat lansia merasa dihargai dan dibutuhkan,” tutur Erna.
Interaksi sosial yang hangat terbukti membantu menjaga kesehatan mental dan emosional perempuan usia senja.

Terus Belajar dan Berbagi Pengalaman

Pengalaman hidup yang panjang, menurut Erna, adalah kekayaan yang tak ternilai. Lansia didorong untuk terus belajar dan berbagi kisah hidup kepada generasi muda.
“Berbagi pengalaman adalah bentuk kontribusi yang luar biasa,” ujarnya.
Selain bermanfaat bagi orang lain, proses berbagi juga memperkuat rasa bermakna dalam hidup.

Mempersiapkan Usia Senja Sejak Dini

Menutup perbincangan, Erna Widodo mengingatkan bahwa kualitas usia senja tidak hadir secara tiba-tiba. Ia perlu dipersiapkan sejak usia produktif, sehingga baik secara fisik, mental, maupun emosional.
“Menjadi tua itu pasti, tetapi menua dengan bahagia adalah pilihan,” pungkasnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa usia senja bukan fase kehilangan, melainkan tahap kehidupan yang dapat dijalani dengan penuh martabat, makna, dan pesona, khususnya bagi perempuan. (LP)

  • Penulis: Lensaperempuan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Penyebab Keputihan Berwarna Kuning saat Hamil Tua

    5 Penyebab Keputihan Berwarna Kuning saat Hamil Tua

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Lensaperempuan
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Editor: Redaksi Lensa Perempuan | Senin, 02 Pebruari 2026 LENSA PEREMPUAN – Mommy, waspadai keputihan yang abnormal ini. Keputihan pada ibu hamil bisa dibilang merupakan hal yang wajar. Memang pada sebagian ibu hamil terjadi peningkatan frekuensi keputihan. Penyebabnya ialah peningkatan hormon estrogen serta aliran darah ke dalam vagina yang menyebabkan keputihan meningkat selama masa kehamilan. […]

  • Peran Ganda Tanpa Kehilangan Cinta, Kisah Perempuan Bekerja Menjaga Karier dan Keluarga

    Peran Ganda Tanpa Kehilangan Cinta, Kisah Perempuan Bekerja Menjaga Karier dan Keluarga

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Lensaperempuan
    • visibility 201
    • 0Komentar

      Editor: Redaksi Lensa Perempuan | Selasa, 02 Pebruari 2026 LENSA PEREMPUAN — Bagi banyak perempuan, menjadi ibu bekerja berarti menjalani dua dunia dalam satu tarikan napas. Di ruang publik, ada tuntutan profesionalisme, target kerja, dan tanggung jawab institusional. Di ruang domestik, ada anak-anak yang membutuhkan perhatian, keluarga yang menunggu kehadiran emosional, dan rumah yang […]

  • Tips Merawat Rambut Agar Tetap Lembut dan Sehat Alami, Dimulai dari Gaya Hidup Sehari-hari

    Tips Merawat Rambut Agar Tetap Lembut dan Sehat Alami, Dimulai dari Gaya Hidup Sehari-hari

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 186
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN— Rambut yang sehat, kuat, dan lembut sering kali menjadi cerminan gaya hidup seseorang. Bukan semata soal estetika, kondisi rambut juga berkaitan erat dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sayangnya, aktivitas padat, paparan polusi, serta kebiasaan perawatan yang kurang tepat membuat rambut mudah kering, kusam, dan rontok. Dikutip dari laman resmi Halodoc, Senin (2/2/2026), menjaga […]

  • Persiapan Menyambut Ramadan, Pastikan Mama Melakukan 8 Hal Penting Ini

    Persiapan Menyambut Ramadan, Pastikan Mama Melakukan 8 Hal Penting Ini

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 115
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN — Ramadan selalu datang membawa suasana yang berbeda. Ada harap, ada rindu, dan ada semangat untuk menata ulang ritme hidup agar lebih tenang dan bermakna. Setelah beberapa tahun dijalani dalam keterbatasan akibat pandemi, Ramadan kini kembali hadir dalam suasana yang lebih lapang—lebih hangat, lebih akrab, dan lebih hidup bersama keluarga. Bagi Mama, Ramadan […]

  • Perut Kendur Setelah Melahirkan, Ini 5 Kiat Alami Mengencangkan Tubuh dengan Aman dan Bertahap

    Perut Kendur Setelah Melahirkan, Ini 5 Kiat Alami Mengencangkan Tubuh dengan Aman dan Bertahap

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle EditorLensa
    • visibility 192
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN — Perubahan tubuh setelah melahirkan adalah pengalaman yang hampir dirasakan setiap ibu. Salah satu yang paling sering memengaruhi rasa percaya diri adalah kondisi perut yang tampak kendur, bahkan masih terlihat seperti sedang hamil. Meski kerap menimbulkan kekhawatiran, kondisi ini sejatinya merupakan proses alami tubuh perempuan pascapersalinan. Kabar baiknya, perut kendur setelah melahirkan bukanlah […]

  • Representasi Perempuan di Media, Antara Stereotip dan Pemberdayaan

    Representasi Perempuan di Media, Antara Stereotip dan Pemberdayaan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Lensaperempuan
    • visibility 220
    • 0Komentar

    LENSA PEREMPUAN — Media massa memegang peran strategis dalam membentuk cara pandang masyarakat terhadap realitas sosial. Ia tidak sekadar menjadi cermin peristiwa, tetapi juga produsen makna yang menentukan siapa yang dianggap penting, bagaimana suatu kelompok dipahami, serta nilai apa yang terus dinormalisasi dalam kehidupan publik. Dalam konteks tersebut, representasi perempuan di media menjadi isu krusial. […]

expand_less